Wednesday, December 12, 2012

Orang Indonesia yang Masuk Guinness Book of Record

1. Dominic Brian
 
bocah 12 tahun asal Kuta, Bali mencatatkan namanya dalam buku rekor dunia Guinness World Records setelah berhasil menunjukkan kemampuannya mengingat 76 deret angka hanya dalam 60 menit.

Anak dari Gidion Hindartho itu masuk dalam buku catatan rekor dunia yang diterbitkan perusahaan bir hitam Guinness, setelah menunjukkan kemampuannya pada acara pemecahan recor yang dilaksanakan di taman satwa Bali Zoo Park di Gianyar, Bali, 15 Agustus 2009.

Perwakilan Guinness World Records Asia, Alex Iskandar Liew, memuji kemampuan yang ditunjukkan Brian. Selain itu, ia juga menilai hal itu sebagai rekor unik, mengingat umur yang bersangkutan masih tergolong anak-anak menuju remaja.

Meski begitu, rekor dunia yang dipecahkan Dominic Brian diperkirakan akan banyak mengundang munculnya penantang baru yang akan berusaha mengungguli rekor tersebut. “Keunikannya karena pemecah rekor itu masih sangat muda, 12 tahun. Usaha untuk mampu mengingat seratus angka bukanlah hal yang gampang,” ujar Alex Iskandar Liew

Menurutnya, kemampuan Brian sangat luar biasa, sebab dalam waktu yang sangat singkat mampu mengingat sampai 76 deret angka. Kemampuan seperti itu jarang dimiliki oleh anak-anak seusianya, dan jika ada yang ingin menyamai atau bahkan mengungguli, memerlukan waktu belajar yang cukup lama.

Gidion Hindartho mengatakan bahwa meski anaknya mampu mencatatkan rekor dunia, namun dirinya tidak terlalu memberikan target pada Brian, kecuali hanya akan mengarahkan untuk mencapai cita-citanya. Dia mengaku selama ini hanya melatih daya ingat Brian melalui suatu metode latihan kemampuan daya ingat, yang sebenarnya dapat dilakukan oleh semua orang.

“Ini merupakan pelatihan memori kekuatan otak atau biasa disebut `power brain`. Semua orang sebenarnya bisa memaksimalkan daya ingat seperti yang dilakukan Brain. Anak-anak usia kelas tiga atau kelas empat sekolah dasar sebenarnya dapat dengan mudah mengingat seratus angka jika dilatih dengan metode yang tepat,” ujarnya.

Gidion menyatakan bangga karena Brian berkesempatan mengharumkan nama Indonesia khususnya Bali ke dunia internasional. Hal ini diharapkan semakin mengangkat citra Pulau Dewata di mata dunia internasional.

Sementara itu, Dominic Brian mengaku hanya perlu waktu dua bulan untuk berlatih mengingat deret angka dalam waktu cepat, walaupun dalam satu hari hanya berlatih tiga kali. Dia menyatakan akan terus berlatih mengingat deret angka, guna dapat terus mencoba memperbaiki rekor yang dibuatnya, selain bersiap menghadapi para penantang yang diperkirakan segera bermunculan.

“Saya akan terus berusaha memperbaiki rekor ini, dengan target mengingat 104 deret angka. Saat latihan paling tinggi pernah mencapai angkat tersebut. Awalnya memang susah, tetapi kalau dilakukan secara tekun akan menjadi terbiasa,” katanya.

Brian juga berhasil memecahkan rekor pada Museum Rekor Indonesia (Muri), yaitu mengingat 52 kartu selama 100 detik dan mengingat 100 angka dalam waktu 12 menit pada 16 Agustus 2009.
 
2. Kunto Hartono
 
Nama di Guinness Book of World Records 1/1/2004
Lunas sudah upaya Kunto Hartono mengukir namanya dalam Guinness Book of World Records, setelah Kamis (1/1) siang berhasil menabuh drum 72 jam secara non stop. Bukan itu saja, atas prestasi itu, ia juga mendapat penghargaan dari MURI (Museum Rekor Indonesia) dan beasiswa kuliah di Universitas Trisakti, Jakarta sampai meraih gelar sarjana.

Kunto yang lahir di Banyuwangi ini memulai perjuangannya di Gelanggang Remaja Soemantri Brodjonegoro, Jakarta Selatan, Senin (29/12) pukul 09.15 WIB dan berakhir Kamis (1/1) pukul 11.15 WIB. Rekor 72 jam yang di pegang Kunto otomatis telah memecahkan rekor dunia 60 jam yang telah ditoreh oleh Alvaro Lopez dari Amerika Latin, Mei 2003 silam.

Dan Kunto yang seari-harinya berprofesi sebagai tukang vermak jeans ini telah menjadi orang kedua dari Indonesia yang namanya masuk di Guinness Book of World Records, setelah pebulutangkis Rudy Hartono menjuarai All England delapan kali berturut-turut.
Pada acara yang bertajuk LA Light Spectacular Drumming Marathon World Record ini, Kunto berhasil mengiringi beberapa band diantaranya: The Fly, Shaggydog, Sheila on 7, Jikustik, The Groove, serta Wayang. Dan pada menit-menit terakhir menjelang 72 jam, Menteri Negara Kebudayaan dan Pariwisata I Gde Ardhika dan Rektor Universitas Trisakti Thoby Mutis hadir untuk memberi semangat dan dukungan kepada Kunto
 
3. Para Penyelam
Para penyelam duduk di dasar laut pada pemecahan rekor dunia penyelaman massal di Pantai Malalayang, Manado, Sulawesi Utara, kemarin. Sebanyak 2.861 penyelam ikut dalam acara ini dan memecahkan rekor sebelumnya di Maladewa pada 2006 yang melibatkan 979 penyelam.

Sebanyak 2.861 penyelam dilibatkan dalam pemecahan rekor dunia selam di Pantai Malalayang, Manado, Sulawesi Utara (Sulut), kemarin, dengan catatan waktu 31 menit.

Rekor yang masuk dalam Guinness Book of Records itu menjadi kado HUT Ke-64 Kemerdekaan RI. "Menyambut HUT RI dengan rekor dunia merupakan sebuah momentum penting yang tidak bisa dilupakan seluruh masyarakat, apalagi dunia saat ini menatap bangsa Indonesia," kata Kepala Biro Humas Pemprov Sulut, Roy Tumiwa,di Manado kemarin. Pemecahan rekor dunia yang disaksikan langsung oleh wakil Guinness Book of Records dari London, Inggris, itu telah menjual potensi alam dan sumber hayati luar biasa yang dimiliki bangsa Indonesia.Ikut menyaksikan pula Menteri Kelautan dan Perikanan Freddy Numberi.

Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI Moekhlas Sidiq memimpin langsung pemecahan rekor tersebut. Pemecahan rekor dunia ini dilakukan tepat pukul 10.00 Wita,diikuti 2.861 orang,termasuk 51 partisipan dari mancanegara dan 35 orang VIP. Setelah 31 menit menyelam, secara bergelombang semua peserta menyudahi penyelaman. "Kita sudah memecahkan rekor hari ini dan ini sungguh suatu hal yang membanggakan karena sebagai bukti kita negara bahari yang kuat,"kata Freddy Numberi.

Dia juga mengatakan, capaian tersebut sangat luar biasa karena rekor dunia selam terakhir di Maladewa dipecahkan oleh 979 penyelam. Rekor yang diciptakan di Indonesia, katanya, belum tentu bisa dipecahkan dalam 10 tahun ke depan.Dia berterima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu terselenggaranya pemecahan rekor di Manado.

Sementara Lucia Sinogagliesi dari Guinness Book of Records mengatakan, rekor yang ditorehkan di Pantai Malalayang,Manado, itu sah dan menjadi suatu hal yang luar biasa. "Saya juga sangat senang karena indah sekali di Manado. Begitu banyak orang ikut serta hingga memecahkan rekor dunia," Kata Sinogagliesi saat menyampaikan sambutan.
 
4. Rudi Hartoono
 
Dasarnya adalah prestasi Rudy yang menjuarai All England sebanyak delapan kali ( 7 kali berturut-turut pada (1968, 1969, 1970, 1971, 1972, 1973 , 1974 serta 1976 ) dimana hal ini tercatat dalam Guinnes Book of Record pada tahun 1982 ( bisa dibilang Rudy Hartono juga orang Indonesia PERTAMAXXX yg namanya tercatat di Guinness!). Rudy mulai dikenal dunia ketika menjuarai All England tahun 1968 dan menutup prestasi besarnya dengan menjadi Juara Dunia tahun 1980. Berarti Rudy menempatkan dirinya dijajaran atas bulutangkis dunia selama 12 tahun.
 
 
 
 
 

Wednesday, September 5, 2012

9 Jejak Sains Indonesia di Dunia

Tak banyak yang tahu bahwa ilmuwan-ilmuwan Indonesia juga turut serta menyumbang pemikiran bahkan penemuan-penemuan penting yang berdampak pada kemajuan dunia. Untuk mengapresiasinya, Indonesia Berprestasi bermaksud membuat ulasan singkat mengenai beberapa penemuan yang dimaksud. Ini dia:

1955
Teori 23 Kromosom
Dr. Joe Hin Tjio, seorang ahli Cytogenetics asal Indonesia menemukan fakta bahwa kromosom manusia berjumlah 23 buah. Melalui penelitian di laboratorium Institute of Genetics of Sweden’s University of Lund, temuannya berhasil mematahkan keyakinan para ahli genetika bahwa jumlah kromosom adalah 24 buah. Ia berhasil menghitung jumlah kromosom dengan tepat setelah menyempurnakan teknik pemisahan kromosom manusia pada preparat gelas yang dikembangkan Dr. T.C. Hsu di Texas University, AS.


1961
Pondasi Cakar Ayam
Teknologi ini ditemukan oleh Prof. Dr. Ir. Sedijatmo ketika ia sebagai pejabat PLN diminta mendirikan 7 menara listrik tegangan tinggi di daerah rawa-rawa Ancol, Jakarta. Pondasi yang dibuatnya ternyata mampu mengurangi hingga 75% tekanan pada permukaan tanah di bawahnya dibandingkan dengan pondasi biasa. Pondasi cakar ayam ini kemudian digunakan di Bandara Juanda, Surabaya yang memungkinkan landasan menahan beban hingga 2.000 ton atau seberat pesawat super jumbo jet. Selain di Indonesia teknologi yang sudah dipatenkan ini juga digunakan di 9 negara lain, seperti Jerman, Inggris, Perancis, Italia, Belgia, Kanada, AS, Belanda.


1979
Ketela Pemadam Api
Ketika sedang melakukan uji coba menggunakan cairan pelumas berbahan kulit ketela pohon di Queen Marry College-London University, Inggris, Randall Hartolaksono menemukan teknologi untuk memadamkan api secara efektif dan ramah lingkungan. Ketika itu, cairan buatannya tidak sengaja tumpah dan memadamkan api yang sedang menyala. Setelah diteliti lebih lanjut, ternyata diketahui bahwa cairan tersebut jika terkena panas akan mengeluarkan uap yang dapat menyerang api. Kini temuannya digunakan di berbagai perusahaan pertambangan di penjuru dunia sebagai solusi untuk mengatasi kebakaran


1983
Pesawat CN-235
Adalah pesawat dengan mesin turbo propeller hasil kerjasama Industri Pesawat Terbang Nusantara (IPTN) dengan CASA asal Spanyol. Pesawat ini mampu mengangkut 2 pilot hingga 45 orang penumpang dengan kecepatan maksimal 509 km per jam dan jarak tempuh 796 km. Pesawat ini kemudian digunakan oleh berbagai maskapai penerbangan sipil dan militer di sejumlah negara di dunia


1998
Kromatografi Tercepat
Di bawah bimbingan Profesor Toyohide Takeuchi di Universitas Gipu, Jepang, pada tahun 1998, Prof. Dr. Rahmiana Zein, yang saat itu sedang melakukan penelitian untuk disertasi doktor bidang kimia menemukan teknik kromatografi tercepat di dunia. Jika sebelum ini peneliti membutuhkan waktu antara 1.000 dan 100 menit untuk membedah senyawa kimia, teknik yang digunakan Rahmiana Zein mampu mendiagnosis senyawa kimia dalam waktu kurang dari 10 menit.

 
2000
Teknik Pengeringan Sperma
Teknik pengeringan – yang disebut sebagai evaporative drying – serta penyimpanan sperma dalam ruangan bertemperatur kamar ditemukan oleh Mulyoto Pangestu, seorang mahasiswa Indonesia yang sedang mengambil gelar Ph.D di Monash University, Australia. Uniknya, Mulyoto berhasil melakukannya menggunakan perlengkapan yang dapat ditemukan dengan mudah dan murah. Penemuannya ini dipatenkan di Australia dan menjadi milik Monash University. Akan tetapi, Mulyoto tetap tercatat sebagai penemunya.


2005
Persamaan Helmholtz
Persamaan matematika ini berhasil dipecahkan oleh Yogi Ahmad Erlangga, dosen ITB asal Tasikmalaya. Ketika memecahkan rumus tsb, Yogi sedang menempuh program Ph.D di Delft University of Technology, Belanda. Persamaan Helmholtz yang berhasil dipecahkannya, membuat banyak perusahaan minyak dunia gembira. Pasalnya, dengan rumus temuan Yogi itu mereka dapat lebih cepat dalam menemukan sumber minyak di perut bumi. Rumusnya juga bisa diaplikasikan di industri radar, penerbangan, dan kapal selam


2006
Pemindai 4 Dimensi
Electrical Capacitance Volume Tomography ditemukan oleh Dr. Warsito Purwo Taruno dan dipatenkan secara internasional. ECVT merupakan teknologi yang menggunakan sensor medan listrik statis yang bisa menampilkan gambar 4 dimensi dari tingkah laku gas dan partikel di dalam reaktor tertutup. Teknologi ECVT ini diperkirakan dapat mengubah drastis perkembangan riset dan teknologi di berbagai bidang, mulai dari energi, proses kimia, kedokteran, hingga nano-teknologi.


2010
Sistem Telekomunikasi 4G berbasis OFDM
Bersama koleganya, Khoirul Anwar, alumni ITB kelahiran Kediri ini merombak pakem efisiensi alat komunikasi. Ia mematenkan temuannya seputar sistem telekomunikasi 4G berbasis OFDM (Orthogonal Frequency Division Multiplexing). Atas karyanya, Khoirul Anwar mendapat penghargaan pada 2010, dari Institute of Electrical and Electronics Engineers Vehicular Technology Conference (IEEE VTC), Taiwan.


Sumber: http://www.indonesiaberprestasi.web.id

Pulau Russkiy, Mungil Nan Cantik di Timur Jauh Rusia

Dalam beberapa waktu terakhir ini Russkiy Ostrov atau Pulau Russkiy banyak dicari dalam peta dunia. Mungkin tidak kelihatan atau kelihatan hanya seperti sebuah titik dalam peta tersebut.

Pulau ini tidak besar dan lebih besar Pulau Tidore di Indonesia yang memiliki luas 111,80 km persegi. Luas Pulau Russkiy hanya 97,6 km persegi dengan panjang sekitar 18 km dan lebar sekitar 13 km. Penduduknya pun hanya sekitar 5.200 orang.

Tanggal 7-9 September 2012 pulau mungil nan cantik ini akan menjadi tempat "bincang-bincang" pemimpin 21 Ekonomi Kerjasama Ekonomi Kawasan Asia Pasifik (APEC), termasuk Indonesia. Dalam pertemuan tersebut akan dibahas masa depan perekonomian di kawasan Asia Pasifik.

Isu-isu yang diungkap dalam APEC di Rusia ini adalah dititikberatkan pada liberalisasi perdagangan dan investasi (trade and investment liberalization), integrasi ekonomi regional (regional economic integration), peningkatan ketahanan pangan (strengthening food security), membangun rantai pasokan yang diandalkan (establishing reliable supply chains) dan kerjasama intensif untuk mendorong pertumbuhan inovatif (intensive cooperation to foster innovative growth).

Pulau Russkiy yang sebelumnya bagaikan pulau tidur, kini menjadi pulau yang sibuk. Pada tahun 2005 Pemerintah Daerah Primorsky Krai didukung oleh pemerintah pusat membangunkan pulau tersebut dengan sebuah konsep investasi "Pengembangan Pulau Russkiy".

Berdasarkan konsep tersebut, di pulau yang di era Uni Soviet pernah dijadikan salah satu pangkalan militer ini "disulap" menjadi kompleks untuk pembuatan bio teknologi dan teknologi informasi, kompleks universitas modern bertaraf internasional, pusat pelayanan kesehatan. Selain itu, akan pula dibangun kompleks olahraga dan rekreasi, museum-museum, hotel dan perumahan. Pulau ini diharapkan akan menjadi penunjang pertumbuhan pembangunan bagi wilayah Timur Jauh Rusia yang menjadi pusat kerjasama dengan wilayah-wilayah di Asia Pasifik.

Pembangunan infrastruktur besar-besaran dilakukan antara lain untuk pertemuan para pemimpin Ekonomi APEC. Gagasan penyelenggaraan pertemuan ini di Primorskiy region muncul masih pada tahun 2002. Pemilihan Pulau Russkiy merupakan sebuah rancangan strategis yang tepat yang diarahkan pada pengembangan wilayah dan hubungan Rusia dengan kawasan Asia Pasifik.

Semua sarana yang diperlukan untuk pertemuan ini terpusat di semenanjung Sapyorny pulau tersebut. Di lahan seluas 28 ribu ha dibangun pusat bisnis internasional yang besar, beberapa hotel, oceanarium dan pusat pendidikan dan ilmu pengetahuan Pasifik. Berdasarkan Keputusan Pemerintah tanggal 31 Maret 2010, di wilayah Pulau Russkiy akan dibangun pula zona pariwisata dan rekreasi khusus.

Pulau Russkiy berada di Teluk Peter Agung di laut Jepang yang berjarak sekitar 9.334 km dari Moskow ke arah Timur Jauh. Dari semenangjung Muravyov-Amurskiy di mana terletak Vladivostok, Pulau Russkiy dipisahkan oleh selat Bosporus Timur. Sementara itu, dari sebelah barat disirami oleh air dari Teluk Amur, dari sebelah selatan dan timur oleh air dari teluk Ussuriysk. Di sebelah barat daya pulau yang indah ini terdapat beberapa pulau kecil lainnya, yaitu Pulau Popov yang dipisahkan oleh selat Stark, Pulau Reyneke dan Rikord.

Nama Pulau Russkiy diberikan oleh Gubernur Jenderal Siberia Timur N.N. Muravyov-Amurskiy. Secara resmi pulau tersebut masuk bagian wilayah Rusia pada pertengahan abad XIX. Berdasarkan versi lain, pemberian nama Russkiy adalah sebagai tanda penghormatan bagi bangsa dan negara Rusia di mana terdapat wakil-wakil dari Rusia yang melakukan penelitian mengenai Timur Jauh.

Ada yang menyebut Pulau Russkiy adalah "Sochi Timur Jauh". Seperti halnya di Sochi, pembangunan sarana dan prasarana secara besar-besaran dilakukan di wilayah ini.

Dari Vladivostok hingga Pulau Russkiy sudah terhubung jembatan baru bernama "Jembatan ke Russkiy", sehingga dapat ditempuh tidak hanya melaui jalur air. Selain itu, telah dibangun pula Universitas Federal Timur Jauh Rusia (DVFU) yang modern dan bertaraf internasional. Sebelum digunakan untuk kampus, pada tanggal 2-9 September 2012 universitas megah berlangsung ini perhelatan "Minggu KTT APEC 2012".








Sumber: www.Detik.com

Blog ini berisi tentang pengetahuan, sesuatu yang bersifat lucu dan unik, software, dll. Karena isi blog ini isinya beraneka ragam maka nama blog ini "Campur-campur" Enjoy for this blog...thank you...

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | fantastic sams coupons